Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Coretan tak Bertuan

Lembaran usang terjatuh peluh
Mengisi slide kosong di kamar fikir
Menjejali ruang bathin
Mengubah skenario hidup..
Jika aku atom
Maka neutron ku hilang
Jika kau molekul
Salah satu senyawa ku lebur..
Inikah kisahku?
Dimulai dari awal tanpa disudahi akhir…

Oleh: Mutya

Kemelut


Jenuh dengan keadaan ini
ingin ku teriak melepas jeritan hati
ingin ku berlari meninggalkan sejarah
ingin ku menghapus tulisan yang tlah terukir
namun aku hanya terdiam dan termenung
mencoba melukis kembali
kisah yang telah sirna
bersama banyak kenangan
bertahan di antara puing-puing yang telah rapuh..
oleh: Shinta

PARADIGMA


Ketika paradigma mereka bicara
untuk menyatukan dua insan
yang tak saling mengenal
antara keduanya tak ada cinta
meski harus memendam luka
untuk meninggalkan seseorang di hati
air mata menetes bukan karena haru
tapi luka batin yang begitu menusuk
ini bukan penghianatan
atau bermaksud meninggalkan
namun kebahagiaan berlandaskan paksa
renungan bagi orang yang bijak

Buta


Engkau yang terus berjalan
tersenyum dalam pekatnya malam
harapkan derita agar tak nampak
dalam sedih mu
dalam siksa batin mu
dalam setiap tetes air mata mu
aku rasa tentang ini...
kau dapat melihat ku
merasakan aku bediri
namun hati mu buta, buta karenanya
namun jiwa mu tersiksa, tersiksa olehnya
raih dan genggam tangan ini
kau tak sendiri
berdiri ku menanti
hadir mu kembali...

Kesendirian Ku


Kesendirian Ku
Gemuruh angin terasa menusuk 
Hingga ke dalam tulang ku
Kebisingan malam 
yang temani kesendirian ku
Mencari arti dari kehidupan
Terasa hampa dalam sebuah keramaian
Ingin rasanya terlepas dari cengkraman
Yang memasukan ku ke beranda sunyi
Mengertilah rasa ini semakin menyiksa batin ku
Saat bangkitnya sang mentari
Ku harus kembali merintih
Desakan hati yang menginginkan kebebasan
Mencari kebahagiaan dengan cara ku sendiri 
oleh: Shinta